Daytona Indonesia melakukan terobosan besar di penghujung tahun 2025 ini. Brand spare part asal Jepang tersebut resmi meluncurkan ajang One Make Race (OMR) Daytona YCF GP187 sebagai wadah pembinaan bagi pembalap-pembalap muda Indonesia.
Ajang ini ditujukan khusus bagi rider belia berusia 10–16 tahun agar bisa lebih cepat beradaptasi dengan pacuan sport sejak dini. Debut perdananya digelar bersamaan dengan ronde 2 Daytona UDRM Independent Cup Race (ICR) 2025 di Sirkuit Gery Mang, Subang, akhir pekan lalu (25–26 Oktober 2025). Belasan pembalap cilik ikut ambil bagian dalam ajang perdana tersebut.
“Ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap penjenjangan pembalap di Indonesia. Jadi mereka bisa mulai beradaptasi dengan pacuan sport sejak usia muda,” ujar Ricky Hariyadi, selaku GM Marketing dan Development PT Daytona Azia.
Ricky juga menegaskan bahwa project OMR Daytona YCF GP187 ini bukan sekadar event sekali jalan. “Tahun ini akan kita gelar lagi satu putaran. Project ini juga akan terus berjalan di tahun-tahun berikutnya,” tambahnya.
Menariknya, peserta yang lolos seleksi hanya dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp1.100.000 saja. Semua motor disediakan langsung oleh pihak Daytona, plus bonus kacamata, jersey, dan topi untuk para peserta.
Sebagai ajang pembinaan, sistem balapan dibuat dalam format dua race — dimulai dari sesi FP, QTT, hingga race 1 dan race 2. Hal ini memberi kesempatan lebih luas bagi peserta untuk menambah pengalaman menggeber Daytona YCF GP187 yang dibekali mesin Daytona Anima 190 di lintasan.
Pada dua race perdana kemarin, Muhammad Arkana Ardin tampil gemilang dan berhasil menjadi yang terbaik. Pembalap muda asal Bandung tersebut memang sudah dikenal sebagai salah satu talenta belia berbakat yang kerap menorehkan prestasi di berbagai ajang balap nasional dan internasional.